New Year 2009:Akankah Pendidikan Lebih Baik?
Tahun 2008 akan segera berakhir. Dalam hitungan hari, kita akan segera memasuki tahun baru 2009. Ada pertanyaan mendasar yang sangat ingin penulis kemukakan dalam tulisan ini, akankah pendidikan lebih baik di tahun 2009 nanti? Suatu pertanyaan yang sangat pesimis, namun menuntut keoptimisan kita sebagai bangsa Indonesia.
Sebelum membahas pendidikan tersebut, mari kita tinjau kembali budaya yang ada ketika kita menyambut tahun baru, yaitu PESTA. Setiap tahun baru, kita pasti selalu mengadakan sebuah pesta, entah itu besar ataupun kecil. Kembali penulis kemukakan sebuah pertanyaan, apakah kita perlu berpesta ketika kita masih terpuruk dalam krisis mental yang terjadi sekarang ini?
Jawaban yang mungkin muncul dari pertanyaan tersebut adalah perlu atau tidak, tergantung dari sudut pandang kita memandangnya. Makna yang ingin penulis sampaikan adalah, kita tidak harus selalu berpesta, tetapi upayakanlah kita berpesta untuk merenungi apa yang telah kita lakukan di tahun sebelumnya untuk perbaikan di tahun berikutnya. Jadi, pesta yang harus kita lakukan adalah pesta untuk kita semua, agar hidup kita semua lebih baik, tidak selalu berisi acara makan-makan dan hiburan saja.
Semalam sebelumnya, kita mengadakan pesta kembang api lalu setelah matahari terbit marilah kita merenung. Pertama, penulis ingin menyampaikan apa yang akan kita lakukan di tahun 2009? Kita pasti menginginkan sesuatu yang lebih baik. Kemudian, perintahlah diri kita untuk melakukan hal yang terbaik bagi kita dan semuanya. Sebelum melakukan sesuatu yang baik, pilah-pilahlah dalam pikiran kita sesuatu yang baik dan buruk untuk kebaikan kita dan semua. Setelah berpikir untuk memilah-milah, berhentilah sejenak, dalam artian berpikirlah kembali sebelum bertindak. Melakukan sesuatu yang baik, memang memerlukan waktu dan proses yang panjang, demikian halnya juga dengan pendidikan.
Dari awal, pendidikan memang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup bangsa. Maka dari itu, pendidikan akan tidak secara instan dapat meningkatkan taraf hidup bangsa. Perlu proses dan waktu yang lama.
Untuk menjawab pertanyaan di awal, akankah pendidikan lebih baik? Banyak pihak yang pasti sudah punya jawaban untuk pertanyaan tersebut, tergantung sudut pandang masing-masing. Namun, kita harus mempunyai keoptimisan bahwa pendidikan di Indonesia akan lebih baik di tahun 2009. Semua pihak harus bekerja sama dan bahu-membahu dalam menuntaskan kebodohan dan kemiskinan. Dengan optimistis dan kejujuran kita semua, pasti kita dapat membuat pendidikan menjadi lebih baik. (soera)
Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang tercantum dalam kurikulum nasional. Sebagai salah satu cabang IPA, Kimia dikembangkan berdasarkan observasi dan eksperimen (Depdikbud, 1995 dalam Sinar Dewi, 2003). Atas dasar itu, kegiatan belajar mengajar (KBM) Kimia lebih menekankan pada pengembangan keterampilan proses. Upaya yang dilakukan untuk mengembangkan keterampilan proses adalah dengan menyiapkan sumber belajar berupa laboratorium yang meliputi : ruangan laboratorium, alat-alat praktikum, dan bahan/ zat Kimia, buku pegangan siswa dan buku petunjuk praktikum.
Recent Comments